Cimahi, Rabu (26/01/2021)
Barcode dan Otomasi Perpustakaan
Kode batang, atau yang biasa kita kenal dengan barcode adalah data optik yang di dalamnya terdapat bentuk garis atau bar yang mampu dibaca oleh mesin. Berbagai kode ini memiliki fungsi dalam membedakan satu jenis produk dengan produk lainnya. Dalam Hal ini perpustakaan juga menggunakan barcode untuk membedakan satu buku dengan buku lainnya. Fungsi yang paling utama dari barcode adalah menyimpan seluruh informasi terkait suatu produk ataupun barang yang sudah diberikan label barcode. Pada hakikatnya, barcode akan menyimpan seluruh informasi seperti, tanggal kedaluwarsa, kode, dan juga nomor identitas produk. Maka dari itu barcode yang digunakan dalam koleksi perpustakaan menyimpan informasi seperti judul buku, penulis atau pengarang, penerbit dan hal lainnya yang berkenaan dengan identitas buku.

Keunggulan yang ditawarkan sistem barcode ini adalah kemudahannya. Dengan menggunakan sistem barcode, proses penginputan data akan lebih cepat dibandingkan dengan cara manual. Selanjutnya, barcode pun akan membuat sistem pencatatan informasi yang lebih akurat karena sistem ini dibuat dengan tingkatan ketelitian dan juga akurasi yang tinggi. Sistem barcode juga bisa dikatakan sebagai suatu sistem yang lebih efisien untuk bisa meminimalisir kerugian. Oleh karena itu, sistem barcode dapat lebih menghemat waktu dalam berbagai proses pengerjaan.
Otomasi merupakan proses pergantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Sedangkan, otomasi perpustakaan merupakan penerapan teknologi informasi pada proses administratif yang dilakukan di perpustakaan agar lebih efektif dan efisien, seperti sirkulasi bahan Pustaka, data keanggotaan, dan katalogisasi. Walaupun demikian, otomasi perpustakaan yang sudah berlangsung sekarang masih dalam tahap semi otomasi, karena masih dibantu dengan tenaga manusia.
Sejak tahun 2021, perpustakaan SMAN 6 Kota Cimahi sudah memanfaatkan sistem barcode dan otomasi perpustakaan untuk pendataan koleksi referensi serta non fiksi. Sehingga setiap warga sekolah dan staf perpustakaan lebih mudah untuk mencari koleksi buku, pencatatan peminjaman buku, data inventaris dan lain sebagainya. Sehubungan dengan itu, untuk menunjang penggunaan sistem barcode, perpustakaan kami sudah memiliki alat yang mendukung, seperti scanner barcode dan printer thermal. Di samping itu, pustakawan SMAN 6 Kota Cimahi juga sedang meningkatkan kompetensinya dengan mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi perpustakaan digital, yaitu SliMS (Senayan Library Manajemen System) secara daring yang dilaksanakan menggunakan aplikasi zoom.


Tahun 2022 ini perpustakaan SMAN 6 Kota Cimahi melakukan peningkatan pelayanan dengan melakukan pembaruan, yakni pemberian barcode untuk koleksi teksbook, buku paket pelajaran kelas X, XI dan XII. Diharapkan dengan pemberian barcode ini akan memudahkan semua pihak dalam mengakses data koleksi perpustakaan. Selain itu untuk mendukung program otomasi koleksi perpustakaan ini, mengingat jumlah buku paket yang akan diberi barcode yang tidak sedikit, maka proses ini pastinya akan memakan banyak waktu dan tenaga. Oleh karena itu, kami mohon doa dan dukungannya agar apa yang sedang kami lakukan ini diberi kelancaran dan selesai sebelum tahun ajaran baru berlangsung.
